Sekolah Menengah Pertama (SMP) MUHAMMADIYAH 3 PALEMBANG berhasil mencuri perhatian dalam memeriahkan peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI di Kecamatan Plaju Palembang, Jum’at (15/8/2025). Dengan mengusung tema pelestarian lingkungan, para peserta didik tampil memukau dengan kostum pakai adat istiadat Indonesia yang menyampaikan pesan penting tentang menjaga kelestarian leluhur terutama tentang pakaian adat. Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 3 Palembang yang saat dikenal Bahasa istilah “MUSTIK” yaitu Muhammadiyah SMART Teknologi Islami Berkaracter, melaksanakan kegiatan PAWAI atau KARNAVAL dengan seluruh peserta didik memeriahkan peringatan HUT RI ke-80 tahun 2025 ini dengan rute start dari simpang 3 Selamat Datang Kelurahan Talang Putri, finish ke SMP Muhammadiyah 3 Palembang sejauh 2,5 km. Para peserta tampil kompak dengan kostum yang mencerminkan komitmen sekolah terhadap pendidikan karakter pelestarian pakaian adat dan pelestarian lingkungan hidup serta Kehadiran mereka dalam pawai kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum edukasi publik tentang pentingnya pelestarian lingkungan untuk generasi masa depan Indonesia

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah langsung oleh ketua PCM. Plaju Palembang yaitu Ir. H. Jonizar, MT, Ir. H. Dasir, M.Si dan H. A. Roni selaku Bendahara, bersama sejumlah Kepala Sekolah serta dewan guru, antara lain Heriyanto, S.Pd.,M.Si selaku Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 3 Palembang yang akrab dengan panggilan kya@i heri, beliau juga merupakan alumni Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Palembang, hadir juga perwakilan Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 3 Palembang Uztadza Imas selaku kepala sekolah yang diwakili bapak Bastiar CS, hadir juga Bapak Ibu dewan guru, staff SMP Muhammadiyah 3 Palembang, A.Ghulam, Ade Tya Harlio, S.Pd, Widiastuti, S.Pd, Dinda N.E.R, S.Pi, Sulaiman Dum CS, dan juga bapak ibu guru yang lainnya, serta kegiatan ini juga dengan pengawalan ortom hizbul wathan (HW) dan dari pihak kepolisian polsek Plaju Plaembang.
Terpisah Heriyanto sapaan akrab kyai heri selaku Kepala SMP Muhammadiyah 3 Palemban dibincangi media online mengatakan Pawai ini, merupakan wadah penting untuk menanamkan cinta tanah air, rasa bangga terhadap budaya lokal, serta semangat gotong royong sejak usia dini. Pesan-pesan moral juga disampaikan kepada anak-anak agar mencintai tanah air melalui tindakan nyata, menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, serta terus berani bermimpi.

Pesan juga Kepada para orang tua dan guru, berpesan agar senantiasa menjadi teladan bagi anak-anak dimana dalam Bahasa Konoha “digugu dan ditiru”, bahwa guru itu sebagai teladan contoh untuk ditiru. “Pendidikan terbaik dimulai dari rumah dan diperkuat di sekolah. Mari kita dukung terus kegiatan positif untuk anak-anak, karena masa depan kita ada di tangan mereka,” tegasnya. Di akhir perbincangan kyai heri menegaskan bahwa pawai ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi cerminan harapan bersama akan tumbuhnya generasi muda yang modern namun tetap berakar kuat pada budaya dan nasionalisme. “di tengah derasnya arus globalisasi. Dengan harapan dapat menumbuhkan generasi yang modern, namun tetap berakar kuat pada budaya dan cinta tanah air,”
Berikutnya, tentu SMP Muhammadiyah 3 Palembang saat ini terus menye-imbang proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan Pendidikan global, menyesuaikan dengan kurikulum pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, update saat ini yang dikenal dengan “KKA & PM”, yaitu Koding dan Kecerrdasan Artifisial dan Pembelajaran Mendalam. Info penting lain Bagi Masyarakat /warga untuk dapat mempercayakan Pendidikan anaknya di SMP Muhammadiyah 3 Palembang ini, untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan Pendidikan karakter yang disesuaikan dengan perkembangan zaman, akan tetapi tetap mengutamakan “ke-agamaan’ , tuturnya. (admin)


